Wah. saya benar-benar kaget menerima message dr MSN nya si Caesha 1 jam yang lalu “Iman.. Happy Birthday ya!”. Dan saya pun menjawab “Eh salah.. saya bday nya 21st Dec. Bukan sekarang”. Caesha: “Ye.. JENESYS!! JENESYS suda setahun!!” What? Saya pun diam. dan saya memandangi kalender di kamar saya (anggap saja begitu.. didramatisasi ceritanya), ternyata sekarang tanggal 7!! Saya baru tahu
Ternyata ujian semester kemarin membuat otak saya jdi lebai.. Haha.. hingga tak ingat lagi tanggal. AFS-JENESYS , adalah sebuah program pertukaran pelajar yg dibiayai pemerintah Jepang untuk anak-anak dari 8 negara. Yeah.. melewati seleksi selama 1 tahun lebih.. akhirnya berangkat ke JEPANG! hahaha.. Negeri yang akan tetap saya cintai, setelah Indonesia. Haha.
Memoar setahun yang lalu, kalo diingat-ingat bisa bikin nangis (lebai.. ). Dimulai dengan masa masa orientasi yang luar biasa hebadnya, capeknya, ngantuknya, dan menyedihkannya. Nggak tidur untuk persiapan Farewell. harus latian nyanyi jam 3 pagi, latihan koreo ampe subuh, dan hal hal lain yang menakjubkan. kena marah ama kak zeki, kak reska, kak alex, dll. Haha.. hingga Farewell datang. LUARRR BIASA! KELUARGA BARU YANG MENAKJUBKAN
Esoknya 7 Desember. Sejak sore, kita smua udah ngumpul di Soekarno Hatta, untuk berangkat ke Tokyo for d first time. Jam 10 malam.. pesawat Japan Airlines berangkat. Di pesawat,, kisah2 aneh terjadi.. haha.. hingga esoknya.. dan selama 2 minggu saya berada di Jepang. Wah.. Bertemu dengan keluarga baru yang tak kalah hebadnya. The Shinozawas. Mm.. saya sudah lama ga contact mereka.. sepertinya saya mau nelpon esok pagi. Tokyo, Kyoto, Nagoya, dan Hiroshima dah jadi saksi kisah itu. Wah,,
dan hingga tanggal 21 Desember datang, di mana kami harus kembali ke negeri ini. Di hari ulang tahun saya.. FIFA dan VIDYA ngasih kejutan.. anak2 nyanyi Happy Birthday pas boarding, dan luar biasa.. saya belum pernah merasakan seperti ini.
Semua bermula dari sana
Ke Jepang pada saat itu, berbeda dengan saat saat saya ke luar negeri setelahnya. Karena itu pertama kalinya saya ke luar negeri! Karena untuk kesana, saya harus menanti selama 1 tahun! Dan Jepang membuka pandangan saya yang lebih fresh dan open minded. Saya smakin interest dengan isu isu global, khusunya intercultural learning.
Dulu saya sempat berpikir.. kenapa yah saya nggak dapat YEAR PROGRAM? Kenapa saya harus ke Jepang, bukan USA atau EUROPE? saya masih ingat ketika pertanyaan itu kami lontarkan ma bu Irid (PEMBINA AFS Indonesia). dan beliau menjawab “Kami menentukan program beradasarakan banyak alasan. salah satunya, kami menganggap bahwa kalian akan jauh lebih baik jika dapat program ini”. Dan kini saya menyadarinya. Itu benar!
Saya nggak pernah menyesal, dan selalu bersyukur bisa dapat 2 minggu yang luar biasa itu. Kalo saya dapat yang 1 tahun (year program), mungkin saya nggak akan pernah mendapatkan hal hal lain yang nggak kalah menakjubkannya. Semangat kompetisi saya semakin terpacu sejak saat itu. Dalam 6 bulan bisa dapet more than 25 achievements. jadi delegasi Indonesia.. dan juga ke China. Saya mungkin nggak bisa concern bwat memperjuangkan hak hak anak, saya mungkin ga bisa ini. itu.. dan ga bisa jadi Pemimpin Muda. Semua Bermula dari Sana. Dan saya percaya.. Tuhan punya rencana dalam setiap Keputusan Nya. I believe in U. Thanks God, for this plan.






