Iman

Desember.. Oh..

In Cerita Lepas, smansa on January 6, 2009 at 10:12 pm

Oh. Desember emang udah berlalu.. dan historia di bulan itulah yang membuat saya hingga saat ini tidak sempat menulis blog.. Haha. Mohon dimaklumi. Tapi saya cukup surprise, ternyata grafik kunjungan ke blog ini tetap stabil, meskipun tidak ada posting. Hehee. Well. Kejadian kejadian di Bulan Desember itu antara lain:

Ujian Semester Ganjil 

Ini cukup menyiksaku. Haha. Yeah. dan mungkin saya kurang fokus untuk ujian kali ini. Hehehe. nggak tahu juga, nggak begitu semangat menghadapi ujian. dan don’t u know, sampai saat ini saya masih nggak habis pikir dengan hasil hasil ujian yang sangat nggak banget itu. Heran aja.. 

uk-fam

Liburan skaligus Study Tour with Classa D Social

Well. Bulan Desember ini saya mengunjungi one of my fav one.. haha. Mr. Thirkell (Guru British Int. School Jkaarta). Yeah. Saya kaget, rumahnya di Bintaro sangat mantap.. ahahhaa.. akhirnya bisa homestay juga di rumah gedongan. haha.. lutchu.. dan.. bener2 B.Inggris saya teruji disini. tinggal 1 hari bersama UK Family,, ya ampun.. British Englishnya cukup menyiksa telinga saya untuk mendengar, dan menguras otak saya untuk menangkap apa yg ia maksud. Haa. tp cukup FUN. Then.. saya juga sempat main ke rumah Bang Poempi (sahabat baru saya; begitu dia sering memperkenalkan saya di depan rekan-rekannya), yang kata anak-anak IPS , “rumahnya kayak showroom mobil”

Then. di Bulan Desember ini, akhirnya kita sukses ngadain study tour IPS ke Jakarta Bandung,, Hehe.. meskipun diikuti dengan sejumlah tragedi. Haha. Dan perjalanan ini telah mengursa duit saya sebesar 2 juta untuk shopping di Bandung. Haaha. Dasar Shoppaholic.  Overall.. saya semakin dekat dan menyatu dengan Classa d Social. 

Terima Rapor

Rapor semester ini bener bener menyiksa saia. bahkan amat sangat menyebalkan. Alhamdulillah saya masih bisa Juara 1. Masih bisa mempertahankan rekor juara selama di IPS. tapi.. nilainya, bener bener membuat saya kecewa berat.  Ini hasil rapor saya semester ini, serta perbandingannya dengan semester yang lalu:

Agama : 94 (naik dari 87)

KWN : 90 (tetap)

B. Indonesia : 83 (Turun dari 90)

B. Inggris : 98 (Turun dari 99)

Matematika : 80 (Naik dari 78)

Sejarah : 90 (Turun dari 94)

Geografi : 87 (Naik dari 85)

Ekonomi : 79 (Turun dari 90)

Sosiologi : 79 (Turun dari 98) 

TIK: 86 (Naik dari 85)

B.Arab : 88 (Tetap)

Rata rata : 86,8 (Turun dr 89,8)

Rapor kali ini cukup membuat saya kaget. Saya STRESS Berat. bener bener unexpectable. Saya pikir, saya bakal naik nilanya. tapi jangankan naik, yang ada saya jatuh dengan tragisnya. Meskipun masih Juara 1. Tapi nilai ini bener bener masih jauh jikalau dibandingkan Juara Umum IPA dan anak-anak IPA lainnya yang nilainya entah kenapa dikatrol abis abisan. PerbandinganL Juara UMUM IPA: rata-ratanya 94 (memang dia luar biasa pintarnya)

Saya SHOCK di 3 nilai. Yang pertama B.Indo. Saya tahu, saya agak Illfeel ama guru nya. dan gurunya mungkin aga ga suka ama saya gara-gara sering nggak masuk kelas. Tapi nggak adakah harganya, prestasi saya di lomba karya tulis nasional? debat b.indonesia? nggak adakah hargnya bagi beliau? 

Kedua, Ekonomi. Saya pikir, saya bakalan dapat nilai aman 85. Tapi.. ternyata wali kelas saya menghancurkan impian saya. Ada masalah apa? Nilai ulangan saya masih bagus. Tugas lengkap. Heran! Kenapa teman – teman yang lain bahagia luar biasa dengan nilai ekonominya, tapi saya.. Oh! nggak ada artinya kah Juara Debat Ekonomi itu? padahal saya satu-satunya anak IPS. hiks 

Ketiga, dan yang hampir membuat saya meraung di jalanan (lebai) adalah sosiologi. saya tahu si Bapak Guru selektif ngasih nilai. dan saya pikir bakal dapat nilai aman 90. Soalnya, tugas lengkap, diskusi mantap! Tapi kenapa? Selama ini, sosio selalu jdi lumbung nilai. Soalnya saya nggak pernah dapat sosiologi di bawah 95. even.. hampir selalu 98. tapi kenapa, kali ini justru sosiologi jadi nilai terendah di rapor saya?

Saya benar benar kecewa.. 

Alhasil, perjuangan saya untuk PMDK HI UI, smakin berat! Di saat orang menikmati indahnya nilai kelas 3. saya menangisi nilai saya ini. Memang sih, untuk PMDK HI UI, masih saya yang dikirim dari skolah. tp dengan nilai akumulasi 86,2  saya amat nggak yakin. Bandingkan aja ama yang dikirim bwat PMDK Kedokteran UI, nilainya 90,3 (busyet!!). Entahlah.. smoga rezeki tetap berpihak pada saya. Semoga Allah memberikan jalan yang barokah. Jikalah HI UI adalah jalan hidup saya, mungkin nggak akan lari kemana. dan smoga, UI mempertimbangkan dan menghargai prestasi saya. smoga saja

  1. Wah, hebat juga ya prestasinya….
    Sukses selalu ya…. :D

  2. ok, belajar yg rajin

  3. iyah. thanks ya

  4. berarti ada yang musti lebih ditingkatkan lagi, man. nilai yang baik maupun buruk, sama dengan pengalaman baik maupun buruk, hendaknya dijadikan bahan refleksi. kalau semua terasa baik-baik saja, mungkin itu adalah morning call supaya ke depan lebih awas lagi. kita tidak akan tahu tanpa melakukan introspeksi secara jujur kepada diri sendiri.

    ibarat lampu lalu lintas, saat warnanya berubah kuning berarti ada peringatan untuk lebih waspada. penilaian dari sekolah memang tidak sekadar prestasi dalam bentuk kognitif. dan untuk menghidari berburuk sangka, mendingan bertanya langsung kepada guru yang bersangkutan.

    wish you all the best!

  5. Thanks a lot ya mbak.

    Insya Allah. sarannya akan segera saia jalankan. Iya. mungkin saia juga yang sala

  6. hwaa… PMDK HI UI???
    pengenn…
    tapi sayang aku di IPA..
    dan nilaiku nggak sebagus temenmu yang PMDK FK UI ituu..
    hyaaa… doakan saya bisa ‘nembus’ PMDK FK UNDIP..
    AMIIIINN…

  7. Kalo HI UI, IPA Boleh kok. tergantung nilai aja. mana yang lebih tinggi, atau prestasi, dll

    mm.. teman saia? wah dia emang gelo. Haha.. tepatnya para juara 1 di IPA itu emang gelo. haha.. studyholic smua.

    yupz. saia doakan

  8. mampir lagi aja

  9. yupz. insya allah

  10. tetap semangat….!!!
    kunjungan balik…

  11. Assalamu alaikum mas Iman…..
    demi menjalin silaturahmi sesama blogger, mari kita bertukar link, mas aku udah pasang link mas di blog aku, dan aku tunggu yah link balik dari mas Iman, sebelumnya aku ucapkan banyak trima kasih….
    by http://bendeddy.wordpress.com

  12. [...] alasan yang bikin “orang bodoh dan buta dengan ekonomi” ini untuk ikutan adalah “GUE PENGEN BUKTIIN KEPADA GURU GURU ANEH” (baca aja postingan sebelumnya. hiks). Dan as usual.. semua orang (khususnya anak-anak IPA) [...]

  13. KAK,, TANY DONK…
    syarat PMDK it ap c??/ pa bner nlai bner2 harus naik?/
    kalo iya,, apa harus tiap mata plajaran??
    ato cma nlai yang diatas rata2 aj?/ makasi ..^^

  14. @Vitri:

    mm. syarat PMDK setiao universitas sangat bervariasi. ada yang mensyaratkan harus 10 besar, 15 besar, dan seperti UI mislnya untuk IPA, hrus 5 besar dr kelas 1 sampai kelas 3, dan untuk IPS harus 10 besar

    selain itu untuk nilai juga cukup berpengaruh, tidak harus naik sih grafiknya, cuma mungkin untuk pelajaran tertentu sbaiknya tetep naik progressnya

    untuk PMDK, kita harus punya sesuatu yg memang diunggulkan, apakah stunning di nilai, atau juga prestasi. karena kita bersaing dengan teman2 di seluruh Indonesia. dan kuotanya juga sedikit. tergantung jurusan juga sih. misalnya kayak HI UI, untuk tahun ini kuota PMDK nya cuma 7 orang. jika dibandingkan dengan Hukum UI yang sampai 45 orang lebih, tentu berbeda kriterianya

    dan juga nggak dapat dipungkiri, reputasi skolah juga sering mendukung kandidat. apalagi kalo alumninya banyak di universitas yg bersangkutan, dan juga brprestasi.